Arc 1 – Berubah Setiap Hari
Bab 15 – Emosi yang meluap
Diterjemahkan : Liscia Novel
Diedit : Liscia Novel
–ketika aku kembali ke kamarku, tubuhku terasa ringan.
Perasaan misterius, seolah-olah aku melayang di atas tanah.
Ini seperti berada dalam mimpi…
Ada alasan untuk itu.
Karena Kanzaki telah membantuku, yang sudah menyerah berpikiri bahwa tidak ada jalan keluar lagi.
Ano–aku tidak pernah berpikir bahwa Kanzaki-kun, yang tidak bisa berbicara dengan siapa pun kecuali Sakura, akan membantu diriku.
Dia juga memiliki penampilan yang begitu bermartabat–
Aku ingat apa yang terjadi di gimnasium.
Satu demi satu, dia mengungkap rencana Saijo-san dan gadis-gadis lainnya.
Kemudian, ketika dia merapikan poninya menggunakan jepit rambutku, aku melihat wajahnya.
"—Maksudku, kenapa dia sangat keren!?" (Momoi)
TLN: lah iya dong keren, kaito gtu yekan pembaca :v
Aku melayang ke tempat tidurku.
Karena dia sangat ganteng!
Dia menatapku dari jarak yang begitu dekat!?
Terlebih lagi, saat aku diancam oleh Saijo-san, dia mengelus kepalaku dan tersenyum padaku!
Itu sangat keren!
Uuu…..
"Aku tidak bisa melakukannya lagi ..." (Momoi)
Hanya mengingat apa yang terjadi di gimnasium membuat tubuhku panas.
Aku tidak takut lagi sekarang.
Lebih dari itu, tentang dia–
Ah….tapi…dia melakukan kabedon dan agokui ke Saijo-san….
TLN: oke wikipedia jawabanya
Apakah dia tidak tahu bahwa tindakan itu adalah sesuatu yang diimpikan oleh semua gadis….?
Aku yakin itu bukan niatnya…
Tapi saat aku melihat pemandangan itu, dadaku terasa sesak……
Maksudku, apa dia….?
Aku pikir dia adalah seorang otaku penyendiri, tapi sekarang aku tidak yakin. Dia akrab dengan pemrograman dan dapat memahami bagaimana orang lain berpikir.
Kepalaku berputar.
Melihatnya, aku menyadari bahwa aku tidak dapat mengukur kecerdasan dengan kemampuan akademik.
Aku tidak tahu skor spesifiknya, tetapi aku belum pernah melihatnya mendapatkan nilai 100 di mata pelajaran manapun.
Jadi aku tahu dia buruk dalam belajar.
Namun dia jelas memiliki banyak pengetahuan dan kecepatan berpikirnya cepat.
–Meski begitu, apakah dia terbiasa berada di sekitar wanita…?
Dia seharusnya menjadi otaku penyendiri, bagaimana dia bisa melakukan itu pada seorang gadis….?
Kanzaki-kun….Aku ingin tahu apakah dia pernah bersamanya sebelumnya…
—-kenapa aku memikirkan hal seperti itu!?
Aku punya umi-kun!
….kami tidak berkencan….
Sebaliknya, kami belum pernah bertemu, aku bahkan tidak tahu wajahnya.
Selain itu, dia mungkin marah karena aku sudah lama tidak menjawabnya.
…haa….Kurasa aku akan pergi minum…
2
Ketika aku pergi ke ruang tamu, dia sedang duduk.
Apa yang harus aku lakukan….suara…haruskah aku memanggilnya?
Aku mendekatinya sambil memikirkan itu.
"—suu….suu…." (Kaito)
"Apakah kamu tidur ….?" (Momoi)
Saat aku berjalan di sampingnya, aku menemukannya tertidur.
Jika dia tidur di kursi seperti ini, punggungnya pasti akan sakit…
Saat aku mencoba membangunkannya–
"Ah, onee-chan" (Sakura)
–Sakura memanggil dari belakangku.
Sakura memegang selimut kesayangannya.
Mungkin dia mengeluarkannya dari kamarnya untuknya.
"Sakura, bukankah lebih baik membangunkannya dan membiarkannya tidur di kamarnya?" (Momoi)
Saat aku mengatakan itu, Sakura tersenyum pahit.
"Sakura juga berpikir begitu, tetapi ketika aku mencoba membangunkannya beberapa kali, dia tidak bangun .... Mau bagaimana lagi, dia telah bekerja sepanjang malam beberapa hari terakhir ini ...." (Sakura)
"Sepanjang malam ...?" (Momoi)
Tidak mungkin ... dia tidak mengatakan apapun tentang itu ...
Sakura tidak membalas perkataanku.
Sebaliknya dia menatapku.
"Hei onee-chan, jika kamu memiliki masalah jangan sembunyikan lagi oke…? bicarakan dengan Sakura atau onii-chan" (Sakura)
Dengan mengatakan itu, dia menatapku dengan tatapan penuh tekad.
—ah…. Begitu.
Anak ini bisa melihat esensi orang.
Anak seperti itu akan sadar bahwa aku menyembunyikan sesuatu.
"Maaf, lain kali aku akan melakukannya" (Momoi)
Sakura tersenyum senang mendengar kata-kataku.
….tapi… begitu…
Aku melihat ke arah Kanzaki.
Aku tahu mengapa dia datang untuk membantuku.
Dia diminta oleh Sakura, jadi dia datang untuk membantu ...
Bahkan aku tahu itu…aku bukan idiot…
Aku pikir dia akhirnya menjadi dere…
TLN: dere berbeda dengan tsundere, dere adalah orang yang jujur dengan perasaan, sedangkan tsun yah gw singkat jual mahal / tidak jujur dengan perasaan.
Aku yakin dia hanya baik kepadaku hari ini karena simpati ...
"Onee-chan?" (Sakura)
Saat aku merasa sedih, Sakura menatapku dengan cemas.
Anak ini sangat mengerti.
"Bukan apa-apa" (Momoi)
Aku berkata begitu dan tersenyum pada Sakura.
"Aku mengerti" (Sakura)
Setelah membalasku, Sakura meletakkan selimutnya di atas Kanzaki.
….Sakura sangat imut.
Dia imut, pendek, dan memiliki kepribadian yang sangat girly.
Apalagi dadanya sangat besar.
Sebagai perbandingan, dadaku kecil…
Tuhan sangat tidak adil…
Sakura sangat menyukai Kanzaki.
Mungkin dia menyukainya sebagai anggota lawan jenis…?
Pokoknya dia juga suka Sakura….
Haa….
Tidak apa-apa….Aku punya umi-kun…
….umi-kun, akankah dia memaafkanku…?
Aku mengeluarkan smartphoneku dan mulai mengetik.
"Maaf untuk jawaban terlambat (> _ <) aku sibuk dengan berbagai tugas (; ∀;) tapi tidak apa-apa ( '▽` ) Aku benar-benar menyesal (∩'﹏`∩)" (Momoi)
Aku memaksakan senyum ketika aku melihat pesan yang ditulis.
Sungguh menyedihkan bagiku untuk mencoba melarikan diri dengan kebohongan seperti itu.
Tapi aku tidak bisa bicara jujur…
Aku mengirim pesan sambil memikirkan itu.
- PIRON ♪
Segera setelah aku mengirim pesan, pemberitahuan terdengar di dekatnya.
Saat aku secara refleks melihat ke arah asal suara itu, sepertinya dari smartphone yang jatuh di kaki Kanzaki.
Mungkin itu jatuh dari tangannya ketika dia tertidur.
Jika dia menginjaknya tanpa menyadarinya, smartphone-nya bisa rusak.
Aku mengambil smartphone-nya.
Kemudian-
"Eh….?" (Momoi)
TLN: Suatu kejadian yang sering terjadi wkwkwkwkwkwk
Ketika aku mengambil smartphonenya, aku bisa melihat layarnya.
Biasanya aku tidak akan khawatir tentang apa yang ku lihat.
Tidak peduli siapa yang dia hubungi, itu bukan urusanku.
Tetapi ketika aku melihat karakter di layar, aku terdiam.
Apa yang ada di layar adalah pemberitahuan dari situs SMS yang ku gunakan untuk berbicara dengan umi-kun.
Isi notifikasinya adalah (Kamu telah menerima notifikasi dari Hanahime)
Lalu aku ingat.
Namanya juga “umi”–
Sebelumnya | Home | Berikutnya

0 Komentar
Stay with Liscia Novel #Romcom